Senin, 13 Maret 2017

KAMPUNG'KU

BANARAN...
Sebuah kampung kelahiranku yang unik dan asri. kampung kecil ini dekepung oleh gunun di sebelahutara dan hutan disebelah tmurnya. tempat yang jauh dari jalan raya serta sedikit penghununya ini biasa di juluki sebagai pedalaman. di pedalaman inilah saya di lahirkan dengan 10rumah yang ada luas wilayahnya hanya sekitar 10ha yang terpecah pecah oleh sungai kecil yang mengalir sepanjang musim penghujan. dikala musim kemarau  sungai ini kering keronta. meskipun demikian tanah yang di gunakan sebagai tempang mencari nafkah ini tidak pernah mengecewakan para penggarapnya. yah...benar sekali pekerjan utama warga di kampungku adalah petani dengan lahan kering sebagai tempat kerjanya.adakalanya sebagian orang memiliki sawah yang majp bahasa kerenya namun itu hanya sediki orang.
Kampug kahiranku kini semakin ramai saja setelah 6 bulan tidak berjumpa jumla penduduknya bertambah menjadi 12 rumah sekarang. mereka idup dengan kesedrhanaan yang ada. Namun sayang dengan sdm yang seadanya hanya pertanian sederhanya yang dilakukan. Cukup untuk kebetuhan sehari hari dan sekolah anaknya sudah bersyukur. Mungkin banyak yang bertanya kenapa kog rendah??? para anak serta pemuda banyak yang lulusan SD, SMP yang sudah tidak melanjutkan maksimal SMA
BERBICARA mengenai kampung halaman memang tidak ada habisnya. Sekarang dilihat dari SDAnya. SDA cukup melimpah hampir semua tanamnan yang ditanam pasti hidup namun tergantung juga  kalau tanaman dataran rendah sulit untuk prodiksinya. Kebanyakan tanah di kampungku ditanamai jenis rempah-rempah,singkong serta jagung, namun jangan salah pisang dan tanaman kebun lainya tidak mau kalah dengan kampung lain. produksi singkong menjadi unggulan, mungkin ini sebanya kota trenggalek di juluki kota "gaplek". untuk saat ini hasil utama singkong hanya sebagai bahan makan saja belum ada produksi yang mengolah menjadi jajanan yang unggul. hanya kampung sebelah yang mulai mengolah menjadi produk cemilan beraneka ragam.
kembali lagi ke kampung halaman yang letaknya berada di desa sumurup kec. Bendungan kab. Trenggalek ini memiliki ciri khas yaitu tradisi jawa yang masih kenthel.tradisi ini seperti syukuran menyambut bulan puasa (megengan) dan menyambut hari raya i'dul fitri (bodho) serta masih banyak lainya.
terimakasih telah membaca dan berkunjung ke blog saya

https://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=4735295894690581008#editor/target=post;postID=6904843803137347770;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=link

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

teknik sambung susu tanaman semangka (citrullus vulgaris)

tekni sambung merupakan teknik vegetasi untuk menigkatkan buah dan mempercepat umur berbuah serta memperbaiki ketururnan sesuai induknya ata...